Bandung, (OBOR-GANAPKOR). ARS University Bandung wisuda 393 lulusan, lahirkan mahasiswa unggul siap go internasional, demikian inti pernyataan Rektor Universitas Adirajasa Reswara Sanjaya (ARS University) Bandung saat usai mewisuda 393 lulusan program sarjana dan pascsarjana angkatan 8 tahun akademik 2025/2026, di Harris Hotel Festival Citilink, Bandung, pada Rabu, 11 Pebruari 2026. Prof Purwadhi menyatakan, pembangunan digital tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, ARS University terus berupaya agar pada saatnya akan secara penuh menggunakan teknologi digital. Apalagi, ujar Prof Purwadhi, revolusi industri 5.0 menuntut kemampuan digital perguruan tinggi agar mandiri dan berdaya saing global.
Rektor ARS University Prof. Dr. H. Purwadhi, MPd. menyatakan, ARS University merupakan perguruan tinggi yang beradaptasi dengan kemajuan. “Bahkan kami telah mendeklarasikan sejak 2019 sebagai universitas berbasis digital,” kata Rektor didampingi Wakil Rektor (Warek) Akademik, sekaligus Direktur Pascasarjana, Prof Dr. A. Rohendi, SH, MH, MM. Karena itu, ARS University terus berbenah mempersiapkan dan merancang kurikulum berbasis digital. ARS University memberikan layanan terbaik buat mahasiswa. “Pelayanan akademik di ARS University telah digital,” ujar Prof Purwadhi.
Tahun ini, sebanyak 130 mahasiswa ARS telah berkiprah di luar negeri. Seperti, di Jepang, Jerman, Korea Selatan, Taiwan, dan Inggris. Tahun berikutnya, mahasiswa ARS lebih berkiprah di dalam negeri. Untuk itu, para mahasiswa ARS harus menguasai soft skill, keahlian yang bisa dijual, pengetahuan mumpuni, dan sikap mental istimewa. Dengan keunggulan itu, mereka memiliki kemampuan individu agar berkembang dan berkarier sesuai bidangnya. “Itu yang ARS siapkan untuk menghadapi persaingan. Terutama, menyiapkan mereka (mahasiswa) setelah lulus, ke manapun berkiprah. Alhamdulillah, mahasiswa ARS sebelum lulus sudah punya pekerjaan,” tuturnya. Rektor menuturkan, persaingan tidak bisa dihindarkan. Untuk menghadapi tantangan itu, ARS University bekerja sama dengan berbagai pihak. “Mahasiswa kami disiapkan untuk bisa terjun di mana pun. Bahkan kami telah mendeklarasikan go internasional,” tutur Rektor.
“Tentunya kami sudah membekali seluruh para lulusan ini dengan kemampuan soft skill,” ujar Purwadhi. “Metode pendidikan yang membangun manusia secara keseluruhan dengan mengembangkan semua potensinya seperti sosial emosi, intelektual, moral atau karakter, kreativitas dan spiritual,” tambahnya.Di sisi lain, Purwadhi menjelaskan bahwa universitas mengubah diri menjadi unggul di bidang digital. Hal ini mewarnai seluruh kurikulum, meliputi talent digital, entrepreneur digital, bigdata, dan computer off-setting. Secara khusus di Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi menampilkan warna digital yang sangat kental dibanding program studi lainnya.
Sementara itu, Warek Non Akademik sekaligus Ketua Pelaksana Wisuda, Dr. Ade Mubarok MKom.,MM, menjelaskan jumlah wisudawan mencapai 393 orang. Lulusan ini berasal dari 10 program studi, mencakup program studi Pasca Sarjana dan S1. “Lulusan terbaik kali ini diraih oleh dr. Larasati dari Prodi S2 Manajemen dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) 4.00, lulusan termuda S2 Manajemen tahun ini, yakni Arzaq Fikrian Zahrawan S.Ked., IPK 4.00,” jelas Ade. “Sedangkan dari program studi S1 disabet Ramanda Digda S.Kep., dengan IPK sebesar 3,83,” tambahnya. Ade Mubarok menegaskan pihaknya sebagai Warek harus mewujudkan arah kebijakan yang sudah ditetapkan universitas. Salah satu tujuannya yaitu mendorong seluruh program ke arah pencapaian kinerja mahasiswa di luar akademik. Acara Wisuda juga diisi dengan Paduan Suara yang hebat dan istimewa, serta tampilan dua wisudawan yang bernyanyi solo, yang membawa emosi hadirin, karena membawakan lagu Ayah dan Bunda yang berjasa menghantar para putra-putrinya sampai tahapan wisuda.
Di sela-sela Wisuda tersebut juga telah diluncurkan dua momen penting dan istimewa, yakni Penandatanganan MOU antara Universitas Adirajasa Reswara Sanjaya (ARS University) Bandung dengan pihak Harris Hotel Festival Citilink, dalam kerjasama magang kerja istimewa. Acara monumental lainnya yang istimewa adalah Launching Program Bisnis Go Internasional, antara lain peluncuran produk desain batik berkualitas, terutama untuk market perguruan tinggi, berdesain ciri khas universitas yang bersangkutan, dalam contohnya adalah batik ARS University, berwarna dasar biru elegan dengan corak logo ARS University dalam tebaran pesona ciri khas batik Nusantara. Kesemuanya itu bukti nyata, bahwa ARS University telah melangkah visioner menjadi perguruan tinggi yang adaptif dengan jamannya, hal itu sesuai dengan harapan dan doa Ir. Joddy Hernady, MSEE sebagai Ketua Yayasan Graha Harapan Generasi.
Selain itu, Ade menyebutkan terdapat tujuh program yang mendukung pencapaian tersebut. Program-program ini adalah kemahasiswaan dan beasiswa, Biro Informasi Publik, Pusat Olah Data, Career Center, Entrepreneur Center, Perpustakaan Online, dan sarana prasarana. Di sisi lain, Ade menambahkan bahwa bidang kemahasiswaan memerlukan dukungan signifikan. Dukungan tersebut meliputi kegiatan event internal, eksternal, beasiswa, dan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini nantinya sangat berguna saat akreditasi capaian luaran dharma pendidikan serta pengabdian kepada masyarakat. “Ya, kami fokus pada program yang sudah dibuat dan harus diimplementasikan,” kata Ade. “Tentunya para mahasiswa juga perlu implementasi, kreatifitas dan akan menjadi aktulisasi diri bagi para mahasiswa,” pungkasnya.**(BHS-001, PUD-007, AKK-009, SKD-008, MMR-004)***
