Bandung, (OBOR GANAPKOR). Ketua Umum PIKI Dr. Badikenita Puteri Sitepu S.E.,S.H. M.Si. : “PIKI Bersama ITHB Perkuat Sinergi Riset dan Pendidikan Karakter Menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan riset dan inovasi berkontribusi langsung terhadap agenda besar pembangunan nasional. Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) bersama Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung memperkuat sinergi riset, sains, teknologi, dan pendidikan karakter sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul dan peningkatan daya saing nasional. Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di kampus Institut Tekhnologi Harapan Bangsa (ITHB),jalan Tengku Umar,Kota Bandung,pada Rabu (4/2/2026).
“Dalam kolaborasi ini ada pendidikan karakter terutama dalam menghadapi tantangan Indonesia emas,karena kita lebih banyak di komputer,tidak bertatap langsung,tidak membentuk kebersamaan,tidak ada saling peduli atau kasih,mungkin dengan adanya pendidikan karakter ini akan memperkuat keimanan dan rasa memiliki khususnya terhadap bangsa Indonesia”, katanya. Selain di dalam kampus, Dr. Badikenita menambahkan pendidikan karakter juga sangat penting dalam keluarga setelah banyaknya kejadian yang terjadi di Indonesia. “Lalu dalam keluarga ini kan banyak sekali kita lihat sekarang adanya anak bunuh diri,anak membunuh ibunya,anak membunuh ayahnya,dan pendidikan karakter ini sangat penting”, ujarnya.
Hal tersbut sesuai dengan harapan Ketua DPD PIKI Jawa Barat, sekaligus aktivis antikorupsi Torkis Parlaungan Siregar, S.H mendukung penuh kolaborasi ini untuk membentuk karakter kepribadian anak. Selain mendukung pendidikan karakter di kampus, DPD PIKI Jabar juga akan bekerjasama dengan KPK serta pihak kampus atau sekolah dalam bidang pendidikan antikorupsi. “Kami PIKI akan melakukan kerjasama dengan KPK dalam bidang pendidikan antikorupsi mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi” ujarnya. “Kami berharap pendidikan antikorupsi bisa dijadikan salah satu kurikulum dalam dunia pendidikan di Indonesia”, tegasnya.
Gayung bersambut, Rektor Institut Tekhnologi Harapan Bangsa (ITHB) Dr. Samuel Tarigan pihak kampus sangat mengapresiasi kerjasama dengan PIKI ini, pihak kampus berharap kerjasama ini dapat melahirkan pemikiran dan terobosan khusunya pendidikan karakter di kampus ITHB. “Kami senang sekali tidak berjalan sendiri dan hari ini bisa bekerjasama dengan PIKI,kami berharap dengan MoU ini kedua lembaga bisa bersinergi, menghasilkan pemikiran-pemikiran dan terobosan,tidak hanya kebijakan pemerintah tapi dalam sekala mikro bisa diterapkan mulai dari pendidikan di kampus ITHB”, katanya. “Saya kira banyak peluang untuk kaum Intelegensia untuk berkonsultasi nyata menghasilkan pemikiran dan generasi yang membawa kemajuan dan membuat bangsa ini lebih beradab,lebih baik dan bebas dari segala hal-hal yang selama ini menghambat kemajuan Indonesia”, tegasnya.
Hal senada disampaikan Dr. Bersih Tarigan selaku Ketua Yayasan Petra Harapan Bangsa, “Seperti diketahui pendidikan katakter adalah usaha sadar dan terencana untuk menanamkan nilai-nilai moral,etika dan perilaku positif kepada anak didik agar menjadi pribadi yang bermoral dan berkepribadian unggul, “ tegasnya. Sementara itu sambutan dari PGIW Jawa Barat, yang disampaikan Pdt. Paulus W.Prananta, menyatakan bahwa banyak insight dan pembelajaran dari para intelektual Kristen dalam acara ini. Sukses selalu dalam kerjasamannya. Tuhan memberkati. Acara monumental tersebut ditutup dengan rangkaian Orasi Ilmiah Ketua Komite 2 DPD RI, dan Pemaparan Penelitian Ilmiah Nasional BRIN tahun 2025. **(BHS-001, PUD-007, AKK-009, SKD-008, MMR-004)***
